No Sun No Flower, No Rain No Flower

Windya Fajira atau akrab disapa Windya merupakan mahasiswa Biologi Universitas Indonesia angkatan 2019 yang juga merupakan ketua KSM Proteus 2021-2022. Selain itu, Windya aktif dalam pengabdian masyarakat dan melakukan pengembangan dirinya melalui kegiatan internship atau magang sebagai Project Manager Internship di Yayasan Pandu Cendekia. Windya merupakan salah satu mahasiswa yang memiliki banyak prestasi, beberapa diantaranya adalah penghargaan Best Social Idea SSN dan Best Delegate SSN di Bangkok, Thailand.

Windya juga merupakan founder dari Lentera Belajar yaitu wadah bagi siswa-siswi SMA atau yang disebut sebagai ‘sobat lentera’ untuk siap berprestasi di tingkat Universitas baik akademik maupun non-akademik. Tujuan Lentera Belajar adalah untuk membentuk karakter yang pantang menyerah ketika gagal dan tidak angkuh ketika berhasil. Saat ini, Lentera Belajar memasuki tahun ketiga pengurusan dan semakin berkembang setiap tahunnya. Pada tahun pertama hanya sekitar 37,5% dari total 30 sobat lentera yang berhasil masuk perguruan tinggi negeri dan di tahun kedua meningkat menjadi 67,5% sobat lentera yang diterima di perguruan tinggi negeri dalam dan luar negeri. Lentera Belajar berhasil membantu sobat lentera untuk mendaftar beasiswa misalnya tahun lalu salah satu sobat lentera diterima di Albukhary International University, Malaysia.

Menurut Windya, prestasi bukan hal yang harus dibanggakan, tetapi prestasi adalah hal patut disyukuri dan dibagikan kepada orang lain dalam bentuk pengalaman. Prestasi bukan merupakan faktor mutlak penentu kesuksesan, karena kesuksesan ditentukan oleh banyak faktor seperti manner, skill, keberuntungan, dan tentu saja doa. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa prestasi dapat membantu kita dalam mencapai kesuksesan.

Meraih prestasi tentu tidak mudah, banyak tantangan yang harus dihadapi. Hal tersebut juga dirasakan oleh Windya. Menurut Windya, hal yang menjadi tantangan terberat bagi kebanyakan orang dalam meraih prestasi adalah pengendalian diri, termasuk di dalamnya sabar dalam berproses dan melawan rasa malas. Windya percaya bahwa meraih prestasi harus diiringi dengan kemauan yang kuat, ketekunan, dan dapat menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang sekiranya tidak perlu. Selain itu, Windya juga merasa bahwa segala sesuatu termasuk prestasi itu lebih sulit dipertahankan daripada meraihnya, sehingga kita harus menjadikan prestasi hari ini sebagai dasar untuk prestasi selanjutnya, jangan jadikan prestasi tersebut menjadi tujuan akhir karena salah satu kunci kesuksesan adalah menjadikan prestasi sebelumnya untuk motivasi dalam meraih prestasi lain. Menurut Windya, sebagai seorang mahasiswa, kita harus bisa menyeimbangkan antara bidang akademis dan non-akademis. Selain itu kita juga harus bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk diri kita sendiri, keluarga, teman, dan siapapun itu yang kita temui sehingga networking seseorang menjadi lebih luas dan berkelanjutan.

“No sun no flower, no rain no flower” merupakan kalimat yang diucapkan Windya ketika ditanyakan hal apa yang ingin disampaikan kepada mahasiswa sekarang. Untuk mencapai kesuksesan kita harus melalui banyak hal termasuk kesedihan dan kebahagiaan. ketika kita sudah merasakan keduanya, kesuksesan itu pasti akan datang di saat yang tepat.

 

Ditulis oleh Staf UKEL 2022

Leave a Reply

Your email address will not be published.